Artikel ini membahas mengenai penafsiran ayat-ayat al-Qur’an oleh M. Quraish Shihab dalam program acara “Shihab dan Shihab” pada konten youtube “Najwa Shihab”. Media digital yang semakin berkembang menjadikan para pendakwah juga memanfaatkan ini untuk memperluas jaringan dakwahnya. Program acara “shihab dan shihab” dikemas oleh M. Quraish Shihab dan Najwa Shihab yang menerangkan penafsiran ayat-ayat al-Qur’an. Penelitian ini secara spesifik membahas penafsiran M. Quraish Shihab mengenai QS. Al-Maun dengan menggunakan Metode Maudu’i yakni metode penafsiran al-Qur’an secara tematis. Penelitian ini menemukan bahwa penafsiran M. Quraish Shihab memiliki karakteristik penafsiran yang bercorak sosial-kemasyarakatan dengan mendeskripsikan fenomena komunikasi dakwah audiovisual yang dikemas dengan konsep kekinian sehingga lebih mudah dipahami dan dinikmati oleh audiens. Dalam QS al-Maun menerangkan tentang urgensi kepedulian pada kaum lemah, terlebih pada anak yatim dan orang miskin, dan poin inti dari shalat yang didirikan bukan hanya sekedar ibadah ritual semata namun lebih pada sikap sosial, kepedulian dan keikhlasan dalam berbagi kepada sesama. Hal-hal yang mempengaruhi penafsiran tersebut adalah referensi dari kitab tafsir klasik hingga modern, potret singkat M. Quraish Shihab serta relevansinya dengan situasi masyarakat Indonesia saat ini.
Copyrights © 2026