Karyawan merupakan aset penting bagi Bank BRI Kantor Cabang Pattimura Semarang, dan tingginya niat keluar (Turnover Intention) dapat mengganggu stabilitas dan kinerja organisasi. Penelitian ini menganalisis pengaruh Work-life Balance dan Reward terhadap Turnover Intention, dengan Employee Retention sebagai variabel mediasi pada karyawan generasi Milenial dan Z. Metode kuantitatif digunakan dengan sampel 102 karyawan. Data dari kuesioner dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Squares dengan SmartPLS. Hasilnya menunjukkan Work-life Balance tidak berpengaruh signifikan langsung terhadap Turnover Intention, tetapi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Retention. Sebaliknya, Reward berpengaruh negatif signifikan terhadap Turnover Intention dan berpengaruh positif signifikan terhadap Employee Retention. Employee Retention sendiri berpengaruh negatif signifikan terhadap Turnover Intention. Temuan kunci mengungkap Employee Retention berperan sebagai mediasi penuh dalam hubungan Work-life Balance dan Turnover Intention, serta sebagai mediasi parsial dalam hubungan Reward dan Turnover Intention. Implikasi utama dari penelitian ini menegaskan bahwa untuk mengurangi niat keluar karyawan generasi Milenial dan Z, manajemen tidak hanya perlu menyediakan reward yang kompetitif, tetapi juga harus membangun strategi retensi karyawan yang kuat. Strategi tersebut harus mampu menjembatani manfaat program keseimbangan kerja-hidup menjadi komitmen karyawan untuk bertahan di organisasi.Kata Kunci: Work-life Balance, Reward, Employee Retention, Turnover Intention, karyawan generasi milenial dan Z.
Copyrights © 2025