Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengawasan internal dan motivasi kerja terhadap kinerja kurir layanan ekspedisi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh kurir yang berinteraksi langsung dengan pelanggan di wilayah Parepare, Pinrang, dan Sidrap. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 52 orang. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan internal berpengaruh signifikan namun bernilai negatif terhadap kinerja kurir, sedangkan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, pengawasan internal dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja kurir. Temuan ini menunjukkan bahwa motivasi kerja memiliki peran dominan dalam meningkatkan kinerja kurir, sementara pengawasan internal perlu diterapkan secara konstruktif agar tidak menurunkan produktivitas.
Copyrights © 2026