Perilaku impulsif pada mahasiswa menjadi isu yang kerap menimbulkan konsekuensi kurang baik, baik dalam pengelolaan keuangan maupun dalam keputusan yang berkaitan dengan studi. Penelitian ini bertujuan mengkaji sejauh mana Fear of Missing Out (FOMO), kemampuan mengendalikan diri, serta pengaruh lingkungan pertemanan berperan terhadap kecenderungan bertindak impulsif pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi angkatan 2022. Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif eksplanatori. Seluruh populasi yang terdiri dari 98 mahasiswa dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner daring berbasis skala Likert 5 poin. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak IMB SPSS Statistics 22. Hasil analisis menunjukkan bahwa FOMO dan pengaruh teman sebaya memiliki pengaruh positif serta signifikan terhadap perilaku pembelian secara impulsive. Variabel kontrol diri tidak terbukti memberikan pengaruh signifikan. Implikasi penelitian ini menggarisbawahi pentingnya strategi pendidikan literasi keuangan yang lebih holistik, tidak hanya menekankan penguatan kontrol diri, tetapi juga kemampuan menghadapi tekanan digital dan sosial.
Copyrights © 2026