Fluktuasi minat beli pada UMKM Jeruk Pamelo di Desa Japan, Kudus, menunjukkan perlunya pemahaman mengenai peran nilai persepsi konsumen dalam menjembatani pengaruh kualitas produk dan persepsi harga. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas produk dan persepsi harga terhadap minat beli serta menguji peran mediasi nilai persepsi konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory terhadap 131 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan PLS-SEM. Hasil menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli (β=0,211; p=0,004) dan terhadap nilai persepsi konsumen (β=0,298; p=0,001). Persepsi harga tidak berpengaruh langsung terhadap minat beli (β=–0,038; p=0,335), tetapi berpengaruh signifikan terhadap nilai persepsi konsumen (β=0,511; p=0,000). Nilai persepsi konsumen berpengaruh signifikan terhadap minat beli (β=0,669; p=0,000) dan memediasi kedua hubungan tersebut. Model menjelaskan 63,4% varians minat beli. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi berbasis nilai dalam meningkatkan daya saing UMKM.
Copyrights © 2026