Fenomena saham gorengan merupakan manifestasi ketidakefisienan pasar modal yang dipengaruhi oleh faktor psikologis dan sosial investor. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran herding behavior dan fear of missing out (FOMO) dalam menjelaskan fenomena saham gorengan melalui literature review dengan pendekatan terstruktur dan sintesis tematik. Artikel yang relevan dikumpulkan dari basis data Google Scholar dan Scopus berdasarkan kesesuaian topik dan kontribusi teoretis. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi pola dan tema utama dalam literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa herding behavior berperan sebagai pemicu awal terbentuknya perilaku spekulatif, sementara FOMO memperkuat keputusan investasi impulsif investor ritel. Interaksi kedua faktor tersebut menciptakan umpan balik positif yang mendorong terbentuknya saham gorengan. Temuan ini menegaskan pentingnya perspektif behavioral finance dalam memahami ketidakefisienan pasar modal serta memberikan implikasi bagi regulator dan edukasi investor.
Copyrights © 2026