Pernikahan dini masih menjadi permasalahan sosial yang berdampak pada aspek pendidikan, psikologis, dan masa depan remaja. Kondisi ini juga ditemukan di Nusa Tenggara Barat sehingga diperlukan upaya pencegahan yang berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan program Remaja Kreatif Siap Beraksi sebagai bentuk edukasi pencegahan pernikahan dini pada remaja. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi, serta pelatihan goal setting. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja mengenai dampak pernikahan dini, perubahan sikap ke arah perencanaan masa depan yang lebih positif, serta meningkatnya kesadaran untuk menunda pernikahan. Program ini juga mendorong keterlibatan aktif remaja dalam menyatakan komitmen bersama melalui deklarasi pencegahan pernikahan dini. Disimpulkan bahwa program Remaja Kreatif Siap Beraksi efektif sebagai upaya edukatif dalam meningkatkan kesadaran dan sikap preventif remaja terhadap pernikahan dini
Copyrights © 2026