Kelapa sawit merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Indragiri Hilir yang berperan penting dalam perekonomian masyarakat. Namun, produktivitas kelapa sawit kerap menurun akibat serangan penyakit yang tidak segera terdiagnosis. Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan pemahaman petani terhadap gejala penyakit serta minimnya akses terhadap tenaga ahli, sehingga proses identifikasi dan penanganan sering terlambat dilakukan. Permasalahan tersebut menimbulkan urgensi untuk menghadirkan solusi berbasis teknologi yang mampu membantu petani mengenali penyakit sejak dini secara cepat dan akurat. Penelitian ini mengembangkan sistem pakar berbasis web dengan penerapan metode Forward Chaining dan Certainty Factor. Metode penelitian menggunakan Software Development Life Cycle (SDLC) dengan tahapan perencanaan, analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, serta evaluasi. Subjek uji coba penelitian adalah petani dan pakar kelapa sawit, sedangkan instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan panduan wawancara. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pakar, serta studi literatur dari jurnal, artikel, dan laporan penelitian terkait. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menilai efektivitas sistem, tingkat kepuasan pengguna, serta akurasi diagnosis yang dihasilkan. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah sistem pakar yang mampu mengidentifikasi penyakit kelapa sawit berdasarkan gejala yang diinput pengguna, dilengkapi perhitungan tingkat kepastian diagnosis sesuai keyakinan pakar. Dengan adanya sistem ini, petani dapat memperoleh rekomendasi diagnosis secara lebih cepat dan tepat, sehingga langkah pengendalian dapat segera dilakukan. Penelitian ini diharapkan berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas kelapa sawit sekaligus mendukung keberlanjutan perekonomian masyarakat Indragiri Hilir.
Copyrights © 2026