Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan salah satu strategi utama dalam mendukung keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) yang bertujuan untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk serta menurunkan angka kematian ibu. Pelayanan KB meliputi kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE), konseling, pemeriksaan medis, pemberian serta pemasangan atau pencabutan alat kontrasepsi, hingga penatalaksanaan efek samping dan komplikasi. Penelitian ini bertujuan apakah ada hubungan usia ibu, pekerjaan dan pendidikan dengan penggunaan kontrasepsi implan di lingkungan Puskesmas Pematang Panggang IV Kecamatan Mesuji Raya Tahun 2025. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional yang dilakukan di Puskesmas Pematang Panggang IV Kecamatan Mesuji Raya, pada bulan Juni tahun 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor kontrasepsi implan yang datang ke Puskesmas Pematang Panggang IV, Kecamatan Mesuji Raya berjumlah 74 orang dan cara pengambilan sampel dengan total sampling. Hasil uji statistic didapatkan nilai p Value = 0,009 maka dapat disimpulkan ada yang signifikan secara statistik antara usia dengan penggunaan kontrasepsi implant. Nilai p Value = 0,004 maka dapat disimpulkan ada yang signifikan secara statistik antara Pekerjaan dengan kontrasepsi Implan. Nilai p Value =0,032 maka dapat disimpulkan ada yang signifikan secara statistik antara Pekerjaan dengan kontrasepsi Implan. Kesimpulan adanya hubungan yang signifikan antara usia, pekerjaan dan pendidikan dengan penggunaan kontrasepsi implant. Saran untuk petugas Kesehatan baiknya para petugas puskesmas khususnya para bidan dapat mengetahui minat pasien dalam pemilihan kontrasepsi khususnya KB Implant dan melakukan edukasi yang mendalam mengenai jenis – jenis kontrasepsi.
Copyrights © 2025