Metode metalurgi serbuk sebagai metode yang digunakan dalam pembuatan spesimen bimetal dan menggunakan pengujian struktur mikro (metalografi). Langkah yang dilakukan dalam pembuatan spesimen meliputi penimbangan serbuk 75%Fe-25%Ni pada spesimen pertama dan 50%Fe-50%Ni pada spesimen kedua. Kemudian serbuk yang sudah di timbang dicampurkan (Blendinng/Mixing) selama 60 menit dengan kecepatan 7,5Rpm, dipadatkan (Compacting) dengan beban 155Mpa menggunnakan mesin kompaksi, dan dipanaskan (Sintering) menggunakan suhu 950 ̊C selama 60 menit. Setelah spesimen jadi maka selanjutnya spesimen tersebut diuji struktur mikro nya menggunakan alat uji struktur mikro dengan perbesaran 100x dan 200x. Hasil pengujian menunjukan ada nya unsur C dan juga batas butir yang muncul akibat tidaksempurnanya proses mixing dan juga kompaksi. Dari perbandingan variasi 50%Fe- 25%Ni dan 75%Fe-25%Ni, dapat disimpulkan bahwa variasi 75%Fe-25%Ni lebih rata penyebaran serbuk nya. Sementara itu, dengan komposisi 75%Fe-25%Ni, variasi ini maju sebagai spesimen yang lebih kuat dibanding dengan variasi 50%Fe-50%Ni, ini dikarenakan komposisi yang lebih bagus dengan 25%Ni sebagai bahan pengikat dan penguat.
Copyrights © 2025