Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan CV. Rajawali Feed Centre Kota Payakumbuh. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya tingkat turnover karyawan selama lima tahun terakhir, serta meningkatnya stres kerja dan menurunnya kepuasan kerja di lingkungan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 40 orang karyawan dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention; (2) stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja; (3) kepuasan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention; dan (4) kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara stres kerja dan turnover intention. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat stres kerja yang dialami karyawan, maka semakin besar keinginan untuk keluar dari perusahaan, sementara tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi mampu menurunkan niat tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif untuk menekan tingkat turnover.
Copyrights © 2026