Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh bangsa sapi lokal terhadap lama waktu dan frekuensi ruminasi pada sapi yang diberi pakan jerami padi dan konsentrat. Penelitian ini dilaksanakan selama 17 hari di Amanah Bata Farm, Desa Datar, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Ada empat bangsa sapi yaitu sapi Madura (MM), Bali Flores (BF), Madura Flores (MF), dan Peranakan Ongole (PO) dengan rataan bobot badan ±300kg, digunakan sebagai peubah dan setiap perlakuan diulang empat kali. Pakan yang diberikan terdiri atas jerami padi secara ad libitum terukur dan konsentrat yaitu sekitar 2,5% dari bobot badan sapi. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dengan pola searah. Variabel yang diukur adalah lama waktu ruminasi dan frekuensi ruminasi. Analisis variansi menunjukkan bahwa bangsa sapi lokal berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap lama waktu ruminasi, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap frekuensi ruminasi. Lama ruminasi satu hari pada sapi PO lebih tinggi (P<0,005) dibandingkan dengan MM, akan tetapi sama dengan MF dan BF. Lama ruminasi siang hari pada sapi MM lebih rendah (P<0,01) dibandingkan dengan BF, akan tetapi sama dengan MF dan PO. Lama ruminasi malam hari pada sapi PO sama dengan BF, akan tetapi lebih tinggi (P<0,001) dibandingkan dengan MF dan MM. Kesimpulannya adalah terdapat persamaan dan perbedaan lama waktu ruminasi, akan tetapi tidak ada perbedaan frekuensi ruminasi pada bangsa sapi lokal berbeda
Copyrights © 2025