Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis data panel. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari World Bank dan sumber resmi lainnya. Kualitas lingkungan diproksikan dengan emisi karbon dioksida (CO₂), sedangkan variabel independen meliputi pertumbuhan ekonomi, populasi, dan luas kawasan hutan. Model regresi data panel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Random Effect Model (REM) berdasarkan hasil uji pemilihan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pertumbuhan ekonomi dan populasi berpengaruh signifikan terhadap kualitas lingkungan di negara-negara ASEAN, sedangkan luas kawasan hutan berpengaruh signifikan dalam menekan penurunan kualitas lingkungan. Secara simultan, pertumbuhan ekonomi, populasi, dan luas kawasan hutan berpengaruh signifikan terhadap kualitas lingkungan di enam negara ASEAN.
Copyrights © 2026