Perkembangan ekosistem digital yang masif telah meningkatkan intensitas paparan stimulus audio melalui notifikasi, iklan, dan identitas suara merek (sonic branding). Meskipun sonic branding terbukti efektif dalam meningkatkan brand recall dan afeksi merek, desain audio yang kurang memperhatikan aspek psikoakustik berpotensi memicu respons kejut (startle response) dan meningkatkan stres pengguna. Penelitian ini menganalisa hubungan antara variasi attack-time pada envelope ADSR terhadap sonic branding dan pengaruh nya pada respons fisiologis, tingkat kecemasan, dan persepsi kenyamanan pengguna sebagai bagian dari sample yg di uji dalam melihat digital wellness. Metodologi yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan desain between-subjects pada variable penelitian, melibatkan pengukuran fisiologis dan psikologis. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi teoretis pada kajian audio branding, audio production dan psikoakustik, serta rekomendasi praktis bagi industri kreatif digital dalam merancang identitas suara yang lebih berorientasi pada kenyamanan pengguna.
Copyrights © 2026