Skripsi ini mebahas Makna Tradisi Besuapi di Nagari Taluk, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatra Barat. Latar belakang penelitian ini merupakan salah satu tradisi budaya lokal yang masih di pertahankan masyarakat Nagari Taluk. Tadisi ini tidak hanya sebagai ritual tetapi mengandung makna simbol budaya yang di wariskan secara turun-temurun. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis makna simbolik yang terkandung dalam tradisi besuapi. Metode penelitian yang di gunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Antropologi Budaya dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan mengunakan analisis perspektif interpretatif simbolik Clifford Geertz. Hasil penelitian bahwa bagian dari pulut, wajik, nasi tumpang, ikan sepat laut, dadiah, manisan, penyaram, pisang, jeroan dan telur memiliki makna tersendiri. Kesimpulan bahwa tradisi besuapi bukan hanya ritual tetapi nilai-nilai adat, agama, dan kebersamaan menjadi identitas masyarakat Nagari Taluk.
Copyrights © 2026