Potensi lahan pertanian merupakan faktor penting dalam mendukung perencanaan dan pengelolaan pertanian yang berkelanjutan. Variasi karakteristik biofisik, khususnya jenis tanah dan curah hujan, menyebabkan perbedaan tingkat kesesuaian lahan antarwilayah. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi lahan pertanian di Kabupaten Bandung berdasarkan parameter jenis tanah dan curah hujan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) serta memvisualisasikan hasilnya melalui platform WebGIS. Analisis spasial dilakukan menggunakan teknik reklasifikasi dan weighted overlay pada perangkat lunak ArcGIS, dengan bobot yang sama untuk parameter jenis tanah dan curah hujan. Potensi lahan akhir diklasifikasikan ke dalam lima kelas kesesuaian, yaitu sangat sesuai, sesuai, cukup sesuai, kurang sesuai, dan tidak sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses overlay berhasil mengintegrasikan kedua parameter dan menghasilkan distribusi spasial potensi lahan yang konsisten, di mana wilayah dengan karakteristik tanah yang menguntungkan dan tingkat curah hujan yang optimal cenderung berada pada kelas kesesuaian yang lebih tinggi. WebGIS yang dikembangkan menggunakan LeafletJS memungkinkan visualisasi interaktif peta potensi lahan beserta informasi atribut pendukung, sehingga memudahkan pengguna dalam memahami potensi lahan pertanian tanpa memerlukan keahlian SIG tingkat lanjut. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi analisis spasial berbasis SIG dan visualisasi berbasis web merupakan pendekatan yang efektif untuk menyajikan informasi potensi lahan pertanian dan mendukung perencanaan pertanian wilayah.
Copyrights © 2026