Batu Mamak Serasi merupakan salah satu perusahaan yang berada di desa rantau keloyang kabupaten bungo provinsi jambi yang bergerak pada kegiatan pertambangan bahan galian c atau berfokus pada aktivitas penambangan batu andesit. Kegiatan operasi pertambangan dengan metode tambang terbuka (surface mining) merupakan metode pertambangan yang segala aktifitasnya berada dipermukaan bumi atau berhubungan langsung dengan udara luar, namun dalam pratktik pertambangan teknologi yang digunakan PT BMS salah satunya adalah drone, Drone ini dioperasikan langsung melalui layar monitor yang tersedia pada aplikasi pabrikan drone, atau melalui operasi jarak jauh dari operator drone pilot yang berada di ruang terbuka atau di kendaraan sekalipun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi nilai ground sampling distance terhadap perolehan volume stockpile serta faktor yang menjadi kesalahan pengukuran volume stockpile di PT. Batu Mamak Serasi, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. selain itu dalam kegunaan drone di PT BMS seperti monitoring pengawasan, rencana penambangan, perhitungan cadangan dan volume, memetakan area pertambangan, serta memetakan area sekeliling pertambangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan terapan dengan metode observasi lapangan dan teori untuk menghasilkan solusi praktis atau aplikasi langsung dalam kehidupan nyata sehingga dapat memastikan bahwa solusi yang dihasilkan relevan dan dapat diimplementasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai gsd 1.15 cm/pixel, volume material andesit 1/2 cm yang diperoleh adalah 90.769 m³, material 2/3 cm sejumlah 789.003 m³, material 3/5 cm sejumlah 40.768 m³, material 5/7 cm sejumlah 38.133 m³, serta dipengaruhi oleh bebrapa faktor pengukuran seperti vegetasi,titik kontrol tanah serta baterai drone
Copyrights © 2026