Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Evaluation of Blasting Geometry and Flyrock to Determine Safe Distance in Overburden Stripping Activities Permana, Irfan Satria; Setiawan, M. Wahyudha; Oswara, Randy M.
Global Education Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.v3i2.856

Abstract

Blasting activities in open-pit mining are the main method for breaking up hard rocks, but they also have significant potential hazards, one of which is Flyrock. This study evaluates the blasting geometry towards Flyrock to determine the safe distance in overburden blasting activities at PT. Kuansing Inti Makmur, Bungo Regency, Jambi Province. This study uses a quantitative approach with field observation and regression analysis methods to evaluate the sensitivity of each parameter to the Flyrock distance that occurs by assessing the relationship between blasting geometry parameters, such as burden, spacing, stemming, blast hole depth, and powder factor, to the Flyrock throw distance. The analysis used a predictive model from Ebrahim Ghasemi (2012). The results of the study indicate that Flyrock is significantly influenced by the powder factor and other geometric variables, and indicate that the minimum safe distance for heavy equipment and humans is 300 meters and 500 meters, respectively, according to the provisions of the Minister of Energy and Mineral Resources Decree No. 1827 K / 30 / MEM / 2018. These findings are expected to be a reference in designing safer blasting in mining areas.
Analisis Kelayakan Investasi Pada Pertambangan Batubara PT. XYZ Kecamatan XYZ Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau Fathira, Riri Lidya; Permana, Irfan Satria; Oswara, Randy M.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13497

Abstract

XYZ sebagai perusahaan baru yang bergerak diindustri pertambangan menyadari bahwasanya untuk mendirikan perusahaan tambang membutuhkan biaya yang tidak sedikit, oleh karena itu perusahaan yang beroperasi di kecamatan XYZ, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau perlu adanya evaluasi terhadap kegiatan penambangan berdasarkan analisis kelayakan investasi awal yang sudah direncanakan dengan beberapa parameter. Oleh karena itu perlu ditindak lanjuti dengan melakukan kajian ekonomi untuk melihat apakah tambang batubara dengan luas area 986,40 Hektar tersebut mempunyai nilai ekonomis atau tidak, sehingga tercapai tujuan dari perencanaan akhir yang ekonomis. Design pit final PT. XYZ memiliki spesifikasi sebagai berikut : luas bukaan pit atas 107,5 Ha, luas bukaan pit bawah 103 Ha, tinggi jenjang 10 m, lebar jenjang 5 m, dan sudut jenjang 58 ̊. Jumlah cadangan pada design pit final PT. XYZ sebesar 4.236.185 MT dan volume overburden 12.901.632 BCM dengan stripping ratio3,0 BCM/Ton. Target produksi batubara yang ditetapkan dari perusahaan sebesar 50.000 MT perbulan, sehingga rencana produksi batubara tahunan sebesar 600.000 MT.
PENGENALAN SUMBER DAYA MINERAL DAN BATU BARA DI SMA NEGERI 1 MERANGIN, KEC. BANGKO, KAB. MERANGIN, JAMBI Permana, Irfan Satria; Fathira, Riri Lidya; Oswara, Randy M.; Heriyanto, Dimas; Wijaya, Sucitra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31565

Abstract

Sumber daya mineral dan batu bara dibagi sesuai tingkat kepercayaan geologi kedalam kategori tereka, terunjuk dan terukur. Sumber daya mineral dan batu bara berfungsi sebagai dasar untuk berbagai industri, seperti konstruksi, manufaktur, teknologi dan produksi energi. Kegiatan pengabdian kepada masyarat ini bertujuan untuk menambah wawasan, pengetahuan dan pemahaman siswa-siswa SMA Negeri 1 Merangin tentang ilmu bumi, sumber daya mineral dan batu bara. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, dan diskusi kelompok. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa-siswa memberikan respon yang positif yaitu antusias siswa dalam sesi pemberian materi, tanya jawab, dan diskusi kelompok. Dengan metode yang digunakan tim pengabdi, diharapkan para siswa dapat mengasah soft skill salah satunya berpikir kritis dan memahami peran mereka dalam pembangunan ekonomi, perdagangan global dan hubungan internasional.
PENGENALAN TEKNOLOGI DRONE DI PONDOK PESANTREN AL-INAYAH 3 Oswara, Randy M.; Fathira, Riri Lidya; Permana, Irfan Satria; Renjani, Muhammad Sondri; Heriyanto, Dimas; Wijaya, Sucitra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42246

Abstract

Teknologi drone semakin berkembang pesat dan memiliki potensi besar dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Di era digital ini, penting bagi generasi muda untuk mengenal dan memahami teknologi terkini, termasuk drone, yang tidak hanya menawarkan inovasi dalam cara kita berkomunikasi dan berinteraksi, tetapi juga membuka peluang baru dalam pembelajaran dan pengembangan keterampilan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengeksplorasi tantangan yang dihadapi dalam integrasi teknologi drone ke dalam kurikulum pendidikan di pesantren. Metode kegiatan pengabdian ini adalah Participation Action Research (PAR), dengan penggalian informasi dan keikutsertaan melalui wawancara mendalam, observasi partisipasi dan diskusi kelompok terfokus. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses pengenalan teknologi drone di Pondok Pesantren Al-Inayah 3 dan dampaknya terhadap santri, dengan fokus pada aspek pembelajaran, kreativitas, dan keterampilan praktis yang dapat diperoleh melalui penggunaan teknologi ini. Hasil kegiatan pengabdian ini telah berhasil memberikan pengetahuan dan pemahaman dasar dalam pengenalan drone dan mengetahui penggunaannya dalam konteks lokal.
Kajian Teknis Perolehan Volume Stockpile Menggunakan Teknologi Drone di PT Batu Mamak Serasi Kabupaten Bungo Provinsi Jambi Caramoy, Bagus Rahmad; Heriyanto, Heriyanto; Oswara, Randy M.
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Sains Informatika Terapan (Februari, 2026)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batu Mamak Serasi merupakan salah satu perusahaan yang berada di desa rantau keloyang kabupaten bungo provinsi jambi yang bergerak pada kegiatan pertambangan bahan galian c atau berfokus pada aktivitas penambangan batu andesit. Kegiatan operasi pertambangan dengan metode tambang terbuka (surface mining) merupakan metode pertambangan yang segala aktifitasnya berada dipermukaan bumi atau berhubungan langsung dengan udara luar, namun dalam pratktik pertambangan teknologi yang digunakan PT BMS salah satunya adalah drone, Drone ini dioperasikan langsung melalui layar monitor yang tersedia pada aplikasi pabrikan drone, atau melalui operasi jarak jauh dari operator drone pilot yang berada di ruang terbuka atau di kendaraan sekalipun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi nilai ground sampling distance terhadap perolehan volume stockpile serta faktor yang menjadi kesalahan pengukuran volume stockpile di PT. Batu Mamak Serasi, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. selain itu dalam kegunaan drone di PT BMS seperti monitoring pengawasan, rencana penambangan, perhitungan cadangan dan volume, memetakan area pertambangan, serta memetakan area sekeliling pertambangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan terapan dengan metode observasi lapangan dan teori untuk menghasilkan solusi praktis atau aplikasi langsung dalam kehidupan nyata sehingga dapat memastikan  bahwa solusi yang dihasilkan relevan dan dapat  diimplementasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai gsd 1.15 cm/pixel, volume material andesit 1/2 cm yang diperoleh adalah 90.769 m³, material 2/3 cm sejumlah 789.003  m³, material 3/5 cm sejumlah 40.768 m³, material 5/7 cm sejumlah 38.133  m³,  serta dipengaruhi oleh bebrapa faktor pengukuran seperti  vegetasi,titik kontrol tanah serta baterai drone
Penerapan Ground Control Point (GCP) Pada Aerial Photography Untuk Meningkatkan Akurasi Perolehan Volume Batubara di PT. Sumber Cahaya Mineral Provinsi Jambi Ilham; Oswara, Randy M.; Rahmawati, Devit; Oktavia, Marisa; Rianto, Doli Jumat
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Sains Informatika Terapan (Februari, 2026)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pemetaan dan analisis data geospasial. Pemetaan area tanpa menggunakan Ground Control Points (GCP), akurasi pemetaan dapat terpengaruh secara signifikan, yang dapat menyebabkan kesalahan dalam representasi area yangdipetakan,Ketidakakuratandalamdatageospasialdapatmenyebabkankesalahansignifikandalamperhitungan volumematerial,estimasiluasarea.Dalambanyakkasus,metodepemotretanudaramenggunakanUnmannedAerial Vehicles (UAV) dapat menghasilkan data yang cepat dan luas. Di PT. Sumber Cahaya Mineral, Provinsi Jambi, tantanganinimenjadisemakinrelevan.Areastockroomyangluasdankompleksmemerlukanpemetaanyangakurat untuk menghitung volume batubara dan menentukan luas area secara tepat, khususnya melalui penggunaan GCP dalam pemotretan udara. Penelitian terapan merupakan suatu pendekatan ilmiah yang bertujuan untuk memberikan solusi nyata terhadap permasalahan praktis melalui penerapan teori dan pengetahuan yang telah ada. Dalam pelaksanaannya,penelitimenitikberatkanpadaaplikasilangsungdarikonsep-konsepteoretiskedalamkonteksnyata guna menyelesaikan permasalahan yang spesifik. Guna mengevaluasi ketelitian hasil citra orthofoto, dilakukan pengujianakurasiyangmengkajisejauhmanakesesuaianposisititikujipadapetaataugambardenganposisiaktual titik tersebut di permukaan tanah, berdasarkan perbedaan koordinat (x, y). Proses pengukuran akurasi ini mengacu pada penggunaan metode root mean square error (RMSE), circular error (CE), serta linear error (LE), dengan berbagaipercobaansebarangcp,akurasisebarangcpterbaikdicapaidarisebaran3gcpdengannilaiakurasi0,00965m.Daripercobaanpenerapan3gcptersebutmemperolehhasilvolumetumpukanbatubarasebesar716,67m³.
An Educational Study on the Impact of Ground Control Point (GCP) Quantity and Distribution on Orthophoto Geometric Accuracy in UAV Mapping Oswara, Randy M.; Rahmawati, Devit
Global Education Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.1364

Abstract

The accuracy of orthophoto geometry from Unmanned Aerial Vehicle (UAV) mapping results is highly dependent on the quality of Ground Control Points (GCPs) as georeference references. This study aims to analyze the effect of the number and distribution pattern of GCPs on the accuracy of orthophoto geometry in the operational area of ​​PT Sumber Cahaya Mineral, Jambi. The method used is an experiment by comparing three configuration scenarios: no GCPs, three GCPs, and four GCPs. Accuracy measurements use the Root Mean Square Error (RMSE), Circular Error 90% (CE90), and Linear Error 90% (LE90) indicators referred to in BIG Regulation No. 6 of 2018. The results of the analysis show that the use of three GCPs with optimal geometric distribution patterns produces the highest accuracy (RMSE 0.00965 m), compared to four GCPs (RMSE 0.01636 m). This finding confirms that increasing the number of GCPs does not always increase accuracy, but rather spatial distribution (distribution pattern) is the main key, as supported by the basic theory of land surveying and photogrammetry.