Rumah Relawan Gunungkidul merupakan inovasi kelembagaan berbasis komunitas yang dikembangkan oleh komunitas relawan Gunungkidul untuk mendukung tata kelola penanggulangan bencana melalui mekanisme kolaborasi multipihak. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Rumah Relawan sebagai ‘Collaborative Public Management Model’ ditinjau dari aspek tata kelola organisasi, koordinasi antarpelaku, pengembangan kapasitas kelembagaan, dan kontribusinya terhadap sistem kebijakan penanggulangan bencana daerah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap 12 aktor kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Relawan berkontribusi dalam meningkatkan ‘network governance’, memperkuat modal sosial organisasi, dan berkontribusi terhadap respon bencana melalui peran sebagai pusat konsolidasi relawan, logistik, dan koordinasi. Namun, efektivitas kelembagaan masih menghadapi tantangan seperti belum tersedianya SOP formal, pendanaan berkelanjutan, serta persepsi kepemilikan ruang yang belum sepenuhnya inklusif. Temuan ini menegaskan pentingnya institusionalisasi tata kelola, penyusunan kebijakan formal, dan mitra pendanaan strategis agar Rumah Relawan dapat berkembang menjadi model kelembagaan publik berbasis partisipasi masyarakat dalam manajemen kebencanaan.
Copyrights © 2025