Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh interaksi pupuk organik cair (POC) kulit pisang dan pupuk hayati emas terhadap pertumbuhan stek tanaman nilam Aceh. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, dimulai dari bulan Februari sampai dengan April 2022. Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah POC kulit pisang (A) yang terdiri atas empat taraf yaitu tanpa POC kulit pisang, 100 ml, 200 ml, 300 ml per liter air dan faktor kedua adalah pupuk hayati emas (E) yang terdiri atas empat taraf yaitu tanpa perlakuan, 10 g, 20 g, dan 30 g per tanaman sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan. Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan, maka diperoleh 48 unit satuan percobaan. Parameter yang diamati yaitu umur muncul tunas, persentase tumbuh stek, panjang tunas terpanjang, jumlah cabang, panjang akar terpanjang, volume akar. Data dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi POC kulit pisang dan pupuk hayati emas berpengaruh nyata terhadap umur muncul tunas, persentase tumbuh stek, panjang tunas terpanjang, jumlah cabang, panjang akar terpanjang, volume akar. Dosis perlakuan terbaik POC kulit pisang 300 ml per liter air dan pupuk hayati emas 30 g per tanaman. Pengaruh utama POC kulit pisang berpengaruh terhadap semua parameter yaitu 300 ml per liter air. Pengaruh utama pupuk hayati emas berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan yaitu 30 g per tanaman.
Copyrights © 2025