Media sosial seperti Twitter telah menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan opini dan pandangan mereka terhadap berbagai isu, termasuk kebudayaan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat di Twitter terhadap budaya Batak dengan menggunakan algoritma Naive Bayes. Data dikumpulkan melalui teknik web crawling untuk mengambil cuitan yang mengandung kata kunci terkait budaya Batak. Tahapan penelitian meliputi praproses data teks, seperti pembersihan data, tokenisasi, penghapusan stopwords, dan normalisasi, sebelum dilakukan klasifikasi sentimen menggunakan algoritma Naive Bayes. Sentimen diklasifikasikan ke dalam tiga kategori utama, yaitu positif dan negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas opini masyarakat di Twitter bersifat positif, terutama terkait kekayaan adat istiadat, musik, dan kuliner khas Batak. Namun, terdapat pula sentimen negatif yang berkaitan dengan stereotip budaya dan kurangnya pelestarian. Penelitian ini memberikan gambaran umum terhadap persepsi masyarakat di media sosial dan dapat menjadi masukan bagi pelaku budaya dan pemerintah dalam melestarikan serta mempromosikan budaya Batak secara lebih efektif.
Copyrights © 2026