Industri elektroplating krom menghasilkan limbah cair yang mengandung berbagai logam. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan Cr total limbah cair elektroplating dengan adsorpsi pada arang aktif kulit kopi robusta. Sampel limbah berasal dari air bilasan akhir industri elektroplating krom di daerah Sleman. Optimalisasi adsorben dilakukan secara batch terhadap konsentrasi aktivator karbon HCl (divariasi pada 1,0; 2,0; 3,0; 4,0 dan 5,0 M), ukuran butiran (20, 40, 60, 80 dan 100 mesh) dan berat adsorben (200, 400, 600, 800 dan 1000 mg). Proses adsorpsi kontinyu dilakukan dengan pipa akrilik diameter ¾ inci pada tinggi asorben 15 cm dan laju alir 5,7,9 mL/menit. Analisis konsentrasi krom total (Cr) dilakukan dengan spektrofotometer serapan atom (AAS). Hasil penelitian menunjukkan kadar air arang aktif 8,3% dan kadar abu 2,4%. Sehingga memenuhi standar mutu karbon aktif teknis menurut SNI 06-3730-1995. Pengamatan secara batch menunjukkan, arang aktif memiliki kapasitas adsorpsi terhadap Cr paling efektif pada konsentrasi HCl 1 M, ukuran butiran 80 mesh dan berat 1000 mg dengan penurunan Cr sebesar 5,3 mg dan efisiensi adsorpsi 17,37%. Interaksi dalam sistem kontinyu/kolom memiliki kapasitas adsorpsi paling efektif pada variasi laju alir 5 mL/menit, dengan berat Cr total diserap 274,6 mg dan efisiensi penurunan 90,04%.
Copyrights © 2026