Meningkatnya tekanan psikologis, fragmentasi spiritual, dan kebingungan karier pada Generasi Z merupakan isu kontemporer yang berdampak besar pada dunia pendidikan global, termasuk pesantren. Penelitian ini mengkaji Metode Holistic Spiritual Qur’ani (HSQ) sebagai model dakwah irsyad yang mengintegrasikan simbolisasi al-Qur’an dengan pendekatan spiritual-psikologis dalam membantu santri membentuk identitas, arah hidup, dan kesiapan karier. Menggunakan desain kualitatif fenomenologis, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap konselor, pendiri HSQ, dan santri di Pondok Pesantren Integritas Qur’ani Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HSQ memberikan pendekatan multidimensi yang mencakup PQ (Physical Quotient), IQ (Intellectual Quotient) , EQ (Emotional Quotient), dan SQ (Spiritual Quotient) melalui teknik penakwilan simbologi Qur’ani dan struktur Mushaf Utsmani. HSQ terbukti memperkuat resiliensi spiritual santri, mengurangi kebingungan eksistensial, serta membantu perencanaan karier yang selaras dengan nilai Qur’ani. HSQ merupakan model dakwah irsyad inovatif yang relevan menghadapi isu-isu kontemporer dan berkontribusi bagi pengembangan studi agama serta bimbingan dan konseling Islam.
Copyrights © 2026