Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan analisis statistik menggunakan SPSS, data dari 35 responden dianalisis untuk menguji hubungan antara variabel reward (X1) dan punishment (X2) dengan kinerja karyawan (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik reward, seperti gaji, bonus, pengembangan karir, dan penghargaan psikologis, maupun punishment, seperti teguran ringan hingga pemotongan gaji, berpengaruh signifikan terhadap motivasi dan kinerja karyawan. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya manajemen yang konsisten dalam penerapan sistem reward dan punishment untuk meningkatkan produktivitas dan kompetitivitas karyawan di lingkungan kerja. Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan tambahan dalam strategi pengelolaan sumber daya manusia, khususnya di sektor industri kuliner
Copyrights © 2026