Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan teknis Job Safety Analysis (JSA) terhadap upaya pencegahan kecelakaan kerja pada proyek pemasangan mesin di PT. XYZ. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan dan analisis dokumen JSA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi JSA di PT. XYZ belum optimal, ditandai dengan dokumen JSA yang tidak mencakup semua tahapan pemasangan mesin, kurangnya pemahaman pekerja terhadap prosedur JSA, dan masih sering terjadinya insiden kecil. Analisis bahaya dinamis mengidentifikasi bahwa tahap charging molten memiliki tingkat risiko tertinggi (ekstrem), diikuti oleh berbagai tahapan lain yang masuk kategori tinggi. Faktor organisasional seperti komunikasi yang terpusat, ketiadaan feedback loop formal, dan koordinasi dengan multi-vendor juga menjadi hambatan signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun PT. XYZ telah menerapkan prosedur keselamatan yang detail, diperlukan penguatan dalam aspek koordinasi, komunikasi, dan integrasi teknologi untuk meningkatkan efektivitas JSA. Saran yang diberikan antara lain pengembangan JSA digital, penerapan Dynamic Risk Assessment (DRA), serta standardisasi pendekatan semi-kuantitatif dalam penilaian risiko
Copyrights © 2026