Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Komparasi Efektivitas Meeting Online Dan Offline Dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Kesehatan Soka, Margareta Kortona; Supriyadi; Zaharudin
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas pertemuan daring dan luring dalam meningkatkan kinerja tenaga kesehatan di Klinik Lelaki Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa pertemuan daring memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja tenaga kesehatan (p = 0.001), sementara pertemuan luring tidak signifikan (p = 0.057). Analisis regresi menunjukkan bahwa pertemuan daring memiliki korelasi kuat dengan kinerja tenaga kesehatan (r = 0.845), menjelaskan 83,5% variasi kinerja (R² = 0.835). Temuan ini menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan efektivitas komunikasi dan kolaborasi antar tenaga kesehatan dalam setting klinik.
ANALISIS PELAKSANAAN TEKNIS JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) TERHADAP PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK PEMASANGAN MESIN DI PT. XYZ Muhidin Muhamad Jaelani; Zaharudin; Supriyadi
BIMA : Journal of Business and Innovation Management Vol. 8 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bima.v8i2.11151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan teknis Job Safety Analysis (JSA) terhadap upaya pencegahan kecelakaan kerja pada proyek pemasangan mesin di PT. XYZ. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan dan analisis dokumen JSA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi JSA di PT. XYZ belum optimal, ditandai dengan dokumen JSA yang tidak mencakup semua tahapan pemasangan mesin, kurangnya pemahaman pekerja terhadap prosedur JSA, dan masih sering terjadinya insiden kecil. Analisis bahaya dinamis mengidentifikasi bahwa tahap charging molten memiliki tingkat risiko tertinggi (ekstrem), diikuti oleh berbagai tahapan lain yang masuk kategori tinggi. Faktor organisasional seperti komunikasi yang terpusat, ketiadaan feedback loop formal, dan koordinasi dengan multi-vendor juga menjadi hambatan signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun PT. XYZ telah menerapkan prosedur keselamatan yang detail, diperlukan penguatan dalam aspek koordinasi, komunikasi, dan integrasi teknologi untuk meningkatkan efektivitas JSA. Saran yang diberikan antara lain pengembangan JSA digital, penerapan Dynamic Risk Assessment (DRA), serta standardisasi pendekatan semi-kuantitatif dalam penilaian risiko
Implementasi Rekam Medis Elektronik di RSUD Suryah Khairuddin Kabupaten Tanjung Jabung Barat Zulyadi, Mohd.; Hartono, Risky Kusuma; Zaharudin
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v5i01.88

Abstract

Pemerintah Indonesia mengatur penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) melalui Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 guna meningkatkan efisiensi dan mutu layanan kesehatan. Namun, implementasi di RSUD Suryah Khairuddin sebagai rumah sakit tipe D masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, kesiapan SDM, dan interoperabilitas sistem. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi RME menggunakan model PIECES yang mencakup aspek Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, dan Service. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan 20 informan yang dipilih secara purposive dari tenaga kesehatan dan staf administrasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RME berpotensi meningkatkan efisiensi pelayanan dan akurasi data medis, namun pelaksanaan belum optimal karena adanya resistensi perubahan, kurangnya pelatihan teknis, dan keterbatasan perangkat. Kesimpulan Penerapan RME dan SIMGOS 2 di RSUD Suryah Khairuddin terbukti meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan. Sistem ini mempercepat akses data, menghemat biaya administrasi, dan memperlancar koordinasi antar unit. Namun, masih terdapat kendala teknis seperti kecepatan sistem, keterlambatan pembaruan data, dan dibutuhkan kebijakan komprehensif untuk mengatur penerapan RME pada fasilitas kesehatan di kabupaten Tanjung Jabung Barat.