Latar belakang: Work-life Balance sebagai kondisi yang mencerminkan keseimbangan kehidupan pekerjaan dengan kehidupan personal menekankan pentingnya keterlibatan dan komitmen individu yang seimbang pada aspek pekerjaan maupun personal. Peran wanita berstatus menikah sebagai pekerja sekaligus pasangan atau ibu menyebabkan wanita cenderung merasakan sulit dalam memperoleh Work-life Balance yang berkualitas. Tujuan: Tujuan adanya studi ini yaitu untuk memahami peran dukungan sosial dalam mencapai Work-life Balance bagi tenaga kerja wanita yang telah berstatus menikah. Metode: Studi ini menggunakan metode narrative literature review dengan kata kunci “Work-life Balance”, ”Dukungan sosial”, ”Wanita”, dan ”Perempuan” dalam Bahasa Indonesia dan ”Social support”, ”Work-life balance”, ”Women” dalam Bahasa Inggris. Sebanyak 394 artikel diperoleh dan menghasilkan 7 artikel yang akan ditelaah. Hasil: Hasil telaah menunjukkan dukungan sosial berperan pada tercapainya Work-life Balance yang berkualitas pada pekerja perempuan. Dukungan sosial yang bersumber dari keluarga, teman, kolega, dan tempat kerja hadir dalam bentuk dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan informasional, dan dukungan persahabatan. Kesimpulan: Tujuh artikel yang ditelaah menjelaskan adanya peran dukungan sosial pada pencapaian Work-life Balance bagi tenaga kerja wanita yang berstatus menikah. Mayoritas dukungan sosial yang diberikan dalam bentuk dukungan emosional dan dukungan instrumental.
Copyrights © 2025