Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh work-life balance terhadap turnover intention karyawan generasi z yang bekerja di perusahaan start-up di kota Jakarta. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 200 responden, yang diperoleh melalui teknik snowball sampling. Instrumen penelitian terdiri dari skala turnover intention dan skala work-life balance. Hasil analisis korelasi Spearman's Rho menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,787 (p > 0,05), yang mengindikasikan tidak adanya hubungan negatif antara work-life balance dan turnover intention. Selanjutnya, hasil uji regresi non-parametrik melalui analisis ANOVA memperoleh nilai F sebesar 0,919 dengan signifikansi 0,339. Temuan ini menunjukkan bahwa work-life balance tidak berpengaruh secara signifikan terhadap turnover intention karyawan generasi z yang bekerja di perusahaa start-up di Kota Jakarta.
Copyrights © 2026