Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan masalah kesehatan utama di masyarakat urban, dengan obesitas sentral dan gangguan kardiometabolik sebagai faktor risiko dominan. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko PTM serta keterbatasan pengetahuan mengenai kegawatdaruratan kardiovaskular menjadi tantangan dalam upaya pencegahan dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko PTM melalui skrining kesehatan yang terintegrasi dengan edukasi pencegahan dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026 dengan metode skrining dan edukasi berbasis komunitas pada 66 peserta. Pemeriksaan meliputi indeks massa tubuh, lingkar perut, tekanan darah, kadar gula darah sewaktu, kolesterol total, dan asam urat. Hasil menunjukkan rerata usia peserta 32,79 ± 10,45 tahun, dengan mayoritas berjenis kelamin laki-laki (93,9%). Rerata IMT sebesar 26,14 ± 4,65 kg/m², dengan 65,2% peserta memiliki lingkar perut tinggi. Kadar kolesterol total normal ditemukan pada 77,3%, gula darah sewaktu normal pada 83,3%, dan kadar asam urat tinggi pada 48,5% peserta. Kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat mitra memiliki berbagai faktor risiko PTM, terutama obesitas sentral, dan bahwa skrining kesehatan yang diintegrasikan dengan edukasi PTM dan BHD berpotensi meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kegawatdaruratan kardiovaskular.
Copyrights © 2026