Pengelolaan limbah ternak sapi yang belum optimal masih menjadi masalah lingkungan dan kesehatan kerja di masyarakat pedesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengurangi risiko pencemaran dan bahaya kerja melalui pemberdayaan peternak berbasis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam perencanaan dan pembangunan biodigester skala komunitas. Kegiatan dilaksanakan di Kelompok Bina Lestari Desa Tangkisan, Kabupaten Purworejo, dengan sasaran kelompok peternak dan masyarakat sekitar. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui survei lapangan, sosialisasi, penyusunan Job Safety Analysis (JSA), pendampingan teknis pembangunan biodigester, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya kerja, pentingnya penerapan K3, serta manfaat biodigester dalam pengelolaan limbah dan penyediaan energi alternatif. Selain itu, berhasil dibangun satu unit biodigester kapasitas 4 m3. Pendekatan preventif K3 terbukti efektif dalam mendukung pembangunan biodigester yang aman, berkelanjutan, dan meningkatkan kemandirian kelompok ternak Bina Lestari.
Copyrights © 2026