Rendahnya produktivitas budidaya ikan lele pada kelompok pembudidaya di Desa Rejotengah, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan disebabkan oleh tingginya biaya pakan dan penurunan kualitas air kolam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya dalam pembuatan serta penerapan probiotik perikanan berbasis bahan lokal sebagai upaya mendukung budidaya ikan lele organik. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) dengan pendekatan partisipatif, yang dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, penyuluhan, pelatihan pembuatan probiotik, serta pendampingan aplikasi probiotik pada pakan dan media budidaya. Kegiatan ini melibatkan 30 anggota kelompok pembudidaya ikan (Pokdakkan). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas mitra, di mana 80 % peserta mampu membuat dan menerapkan probiotik secara mandiri, serta 86,67 % peserta memahami aplikasi probiotik pada pakan dan air kolam. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan pembuatan probiotik berbasis bahan lokal efektif dalam meningkatkan kemandirian pembudidaya serta berpotensi mendukung budidaya ikan lele yang lebih efisien dan berkelanjutan
Copyrights © 2026