Transformasi digital telah membawa dampak signifikan pada sektor keuangan, salah satunya dengan hadirnya pinjaman online yang dapat memberikan akses keuangan cepat dan inklusif. Namun, fenomena ini juga disertai dengan risiko besar terkait pinjol ilegal dan praktik judi online. Rendahnya literasi keuangan di masyarakat menjadi salah satu faktor utama yang mendorong tingginya kerentanannya terhadap risiko-risiko tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan di Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, yang didominasi oleh sektor UMKM dengan keterbatasan akses modal. Metode yang digunakan adalah Community Based Research (CBR) dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan sosialisasi dilakukan pada 24 Juni 2025 dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri dari aparatur desa, pengelola BUMDesa, dan pelaku UMKM. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman tentang pinjol, risiko yang ditimbulkan, serta dampak judi online. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan berdasarkan perbandingan nilai pre-test dan post-test, dengan rata-rata peningkatan sebesar 33,75 poin. Survey kepuasan peserta menunjukkan respon positif terhadap pelaksanaan kegiatan sosialisasi. Sosialisasi literasi keuangan kepada masyarakat efektif dalam meningkatkan kesadaran akan risiko pinjaman online serta bahaya judi online.
Copyrights © 2025