Sampah rumah tangga, terutama sisa makanan dan tumbuhan, menjadi salah satu penyumbang utama pencemaran lingkungan akibat kurangnya pemahaman masyarakat dalam pengelolaannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan warga tentang pengelolaan sampah organik melalui pembuatan kompos secara aerobik dari limbah rumah tangga. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, demonstrasi pembuatan kompos, dan pengamatan proses pengomposan selama 40 hari. Penelitian ini menerapkan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test, dan data dianalisis menggunakan uji t berpasangan (paired sample T-test) dengan software Minitab untuk mengukur perubahan tingkat pemahaman. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan antara nilai pre-test dan post-test, yang menandakan kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengolah sampah organik menjadi kompos serta mendorong perilaku ramah lingkungan di tingkat rumah tangga.
Copyrights © 2025