Tingginya tingkat turnover di PT. Putra Bhineka Perkasa menimbulkan peningkatan biaya rekrutmen, kehilangan pengetahuan organisasi, dan gangguan keberlangsungan operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan, motivasi, dan lingkungan kerja terhadap retensi karyawan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan melibatkan seluruh populasi karyawan (129 responden) dan pengolahan data menggunakan SmartPLS untuk menguji validitas konstruk, reliabilitas, serta hubungan antarvariabel dalam model struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan, motivasi, dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan, dengan kepemimpinan sebagai faktor paling dominan (β = 0,46; p < 0,001), diikuti motivasi (β = 0,32; p < 0,001) dan lingkungan kerja (β = 0,29; p = 0,001). Dengan demikian, model yang dibangun mampu menjelaskan 68% variasi retensi karyawan (R² = 0,68). Kesimpulannya, penelitian ini secara teoritis memperkaya literatur retensi karyawan berbasis faktor psikologis dan situasional pada industri manufaktur Indonesia serta secara praktis memberikan landasan empiris bagi perusahaan untuk memperkuat kepemimpinan, sistem motivasi, dan lingkungan kerja guna menekan turnover dan menjaga keberlanjutan organisasi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025