Produksi kopi robusta di Kecamatan Ulu Belu menghasilkan limbah sekam dalam jumlah besar yang belum termanfaatkan optimal dan berpotensi mencemari lingkungan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengonversi limbah sekam kopi menjadi biopelet sebagai alternatif energi terbarukan dan pakan ternak, sekaligus meningkatkan diversifikasi produk UKM Kopi Beloe Klasik dan memperkuat usaha Kelompok Tani Hutan (KTH) Pelangi Senja. Metode pelaksanaan meliputi survei, penjajakan mitra, focus group discussion (FGD), pelatihan pembuatan biopelet, serta hibah teknologi berupa mesin pencetak biopelet dan mesin pencacah pakan ternak. Penjajakan lapangan menunjukkan bahwa KTH Pelangi Senja telah mengembangkan agroforestri kopi, namun menghadapi kendala pada pengelolaan limbah dan penyediaan pakan ternak berkelanjutan. Usaha Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) berupa ternak kambing juga mengalami keterbatasan peralatan untuk pengolahan pakan. Untuk itu, tim PkM menyerahkan mesin pencacah pakan dan mesin pembuat pelet pada 25 September 2025 sebagai dukungan nyata terhadap keberlanjutan usaha mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas mitra dalam memanfaatkan limbah kopi menjadi produk biopelet, terciptanya peluang usaha baru, dan penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Program ini selaras dengan SDGs (7, 13, 15) dan mendukung IKU perguruan tinggi (IKU 2 & IKU 5). Dengan demikian, pengelolaan limbah sekam kopi tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga mendorong kemandirian energi, ekonomi hijau, dan pemberdayaan desa.
Copyrights © 2026