Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) berada pada tahap perkembangan yang penting dalam pembentukan identitas diri serta pengambilan keputusan pendidikan dan karier. Namun, banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam mengenali minat dan bakatnya, termasuk SMA Sedes Sapientiae Semarang. Hal ini disebabkan karena keterbatasan pemahaman diri dan minimnya layanan edukasi karier yang terstruktur di sekolah tersebut. Siswa-siswa pun akhirnya mengalami kebingungan dalam menentukan jurusan pendidikan lanjutan dan arah karier, sehingga keputusan yang diambil kurang selaras dengan potensi pribadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi karier dan pemahaman siswa mengenai minat dan bakat melalui psikoedukasi berbasis model Realistic, Investigative, Artistic, Social, Enterprising, dan Conventional (RIASEC). Kegiatan dilaksanakan di SMA Sedes Sapientiae Semarang pada 17 Desember 2025 dengan pendekatan psikoedukasi interaktif, meliputi penyampaian materi, pemberian contoh yang relevan dengan siswa, refleksi diri terbimbing, serta diskusi. Observasi menunjukkan bahwa siswa mulai mampu membedakan konsep minat dan bakat, mengidentifikasi kecenderungan minat berdasarkan pengalaman pribadi, serta mulai memahami keterkaitan antara minat, pilihan jurusan, dan rencana karier. Hasil pretest-posttest menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mengenai minat dan bakat mereka sebesar 40%. Psikoedukasi minat dan bakat berbasis RIASEC merupakan pendekatan yang efektif sebagai langkah awal dalam mendukung kesiapan perencanaan karier siswa SMA. Pihak sekolah disarankan untuk bekerja sama dengan profesional untuk melakukukan asesmen minat dan bakat bagi siswa.
Copyrights © 2026