Pernikahan dini masih menjadi masalah sosial dan kesehatan yang serius di Indonesia, terutama di kalangan remaja usia sekolah. Tingkat pernikahan dini yang tinggi dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk rendahnya pengetahuan tentang kesehatan Reproduksi, tekanan sosial dan budaya, serta kurangnya pemahaman di kalangan remaja tentang dampak jangka panjang pernikahan di usia muda. Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Cimahi dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran siswa tentang pencegahan pernikahan dini dan pentingnya kesiapan usia, pendidikan, dan perencanaan masa depan. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan melalui sosialisasi interaktif dan kegiatan konseling, menggunakan media presentasi dan brosur, serta penilaian pra-tes dan pasca-tes untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang definisi pernikahan dini, penyebabnya, dampak fisik, mental, dan sosialnya, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan oleh remaja. Selain itu, para siswa menunjukkan sikap yang lebih dewasa terhadap pernikahan dan lebih termotivasi untuk melanjutkan pendidikan mereka. Kegiatan ini penting sebagai upaya promotif dan preventif untuk melindungi kesehatan remaja dan mencegah pernikahan dini, sehingga mendukung pengembangan generasi muda yang sehat, berpendidikan, dan berkualitas.
Copyrights © 2026