Latar Belakang: Kontrasepsi Implan merupakan salah satu metode pengendalian kelahiran jangka panjang yang memiliki tingkat efektivitas tinggi. Meskipun demikian, banyak calon akseptor mengalami kecemasan sebelum pemasangan, yang dapat menghambat proses penerapannya. Pendekatan non farmakologis seperti aromaterapi dengan minyak esensial lavender diketahui memiliki sifat menenangkan yang berpotensi mengurangi kecemasan secara alami. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh intervensi aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pada perempuan yang menjadi akseptor KB implan. Metode: Penelitian ini menerapkan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest one group design. Responden terdiri dari akseptor KB implan yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner tingkat kecemasan sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi. Analisis data menggunakan uji statistik yang relevan untuk menguji signifikansi perubahan yang terjadi. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa terdapat penurunan tingkat kecemasan yang signifikan setelah pemberian aromaterapi lavender. Berdasarkan hasil analisis statistik, diperoleh nilai p sebesar 0,000 (p<0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh yang bermakna secara statistik. Rata-rata skor kecemasan sebelum intervensi adalah 21,77 dan menurun menjadi 18,90 setelah intervensi, dengan selisih rata-rata sebesar 13,87 poin. Kesimpulan: Aromaterapi lavender terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada akseptor KB implan. Efek relaksasi dari aroma lavender diyakini mampu meredakan ketegangan emosional serta meningkatkan kenyamanan selama prosedur pemasangan implant berlangsung.
Copyrights © 2026