Latar Belakang: Skizofrenia memerlukan pemantauan berkelanjutan untuk mencegah kekambuhan, namun kapasitas kader dan perawat dalam deteksi dini serta dukungan pemulihan masih terbatas. Aplikasi SiJiwaCare dikembangkan untuk membantu peningkatan kompetensi tenaga kesehatan komunitas. Tujuan: Menilai efektivitas aplikasi SiJiwaCare dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dan perawat terkait deteksi dini serta dukungan pemulihan penyintas skizofrenia. Metode: Penelitian menggunakan mixed method desain sequential exploratory. Tahap kualitatif dilakukan melalui FGD untuk menggali kebutuhan dan keberterimaan aplikasi. Tahap kuantitatif menggunakan desain one group pre-test post-test pada 22 responden (2 perawat dan 20 kader). Instrumen meliputi kuesioner pengetahuan, lembar observasi keterampilan, dan System Usability Scale (SUS). Analisis kuantitatif menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dan korelasi Spearman, sedangkan kualitatif dengan analisis tematik. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pengetahuan (p=0,001) dan keterampilan (p=0,001). Korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif sedang antara peningkatan pengetahuan dan keterampilan (ρ=0,46; p=0,028) Nilai SUS 78 menunjukkan aplikasi berkategori baik dan mudah digunakan. Data kualitatif mendukung manfaat dan keberterimaan aplikasi di komunitas. Kesimpulan: SiJiwaCare efektif meningkatkan kapasitas kader dan perawat dalam deteksi dini dan dukungan pemulihan penyintas skizofrenia dan disarankan pengembangan fitur offline dan perluasan implementasi.
Copyrights © 2026