Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi wacana media terhadap kebijakan sekolah lima hari di Provinsi Sumatera Utara dalam pemberitaan Kompas.com berjudul “Sumut Terapkan Sekolah 5 Hari Mulai Tahun Ajaran Baru, Bobby: Libur Akhir Pekan untuk Keluarga.” Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka Analisis Wacana Kritis model Teun A. van Dijk yang mencakup struktur makro, superstruktur, dan mikrostruktur. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media mengonstruksi kebijakan sekolah lima hari sebagai kebijakan yang menekankan keseimbangan antara kegiatan akademik dan interaksi keluarga. Struktur teks berita disusun untuk memperkuat legitimasi pemerintah melalui penggunaan kutipan otoritatif, pilihan leksikon positif, dan strategi retorika persuasif. Temuan ini menunjukkan bahwa media berperan dalam membentuk representasi ideologis kebijakan pendidikan dan memengaruhi persepsi publik. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis representasi ideologi kebijakan pendidikan daerah dalam media daring lokal menggunakan model Analisis Wacana Kritis van Dijk.
Copyrights © 2026