Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan dan kepraktisan aplikasi FONDAKU (Fonologi Dasar Kearifan Kudus) sebagai media pembelajaran digital interaktif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa fase A. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Uji kelayakan dilakukan oleh ahli media dan ahli materi, sedangkan uji kepraktisan melalui respon guru dan siswa di SDN 2 Tanjung Karang terhadap penggunaan aplikasi FONDAKU. Hasil validasi menunjukkan bahwa FONDAKU dinyatakan sangat layak berdasarkan penilaian ahli media sebesar 97,1%, ahli materi 88,5%. Hasil uji kepraktisan menunjukkan kategori sangat praktis, dengan skor 98% dari guru dan 88,3% dari siswa. Aplikasi FONDAKU dinilai menarik, mudah digunakan, dan relevan untuk membaca permulaan berbasis kearifan lokal Kudus. FONDAKU mengintegrasikan kearifan lokal Kudus, meliputi menara Kudus, museum Kretek, wisata Colo, makanan khas Jenang Kudus ke pembelajaran membaca permulaan berbasis Android.
Copyrights © 2026