Involusi uterus merupakan salah satu indikator penting dalam melihat kepulihan ibu pada masa nifas, pemberian inisiasi menyusui dini diyakini dapat mempercepat involusi untuk selalu dipantau agar ibu nifas terhindar dari bahaya masa nifas seperti pendarahan, bau tak sedap, nyeri perut dan panggul, pusing dan lemas yang berlebihan, demam, komplikasi menyusui dan subinvolusi. Tujuan penelian ini adalah Untuk mengetahui hubungan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dengan involusi uteri pada ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Indrajaya Kecamatan Indrajaya Kabupaten Pidie Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional dengan sampel ibu post partumĀ di Wilayah Kerja Puskesmas Indrajaya berjumlah 31 responden dengan analisa univariat dan bivariat mengunakan chisquare. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dari 20 responden yang melakukan IMD dengan involusio normal sebanyak 19 responden (95.0%). Hasil uji statistic Chi Square diperoleh nilai ? Value 0.000 (?<0.05). Ada hubungan inisiasi menyusui dini dengan involusi uteri di Wilayah Kerja Puskesmas Indrajaya Kabupaten Pidie dengan p value 0,000. Diharapakan bagi bidan Puskesmas Indrajaya agar hasil penelitian ini dapat menjadi bahan masukan bagi pengambil keputusan di Puskesmas Indrajaya untuk meningkatkan kerja sama dengan suami dalam mendukung pemberian ASI, serta memberikan edukasi kepada suami mengenai pentingnya peran bidan dalam mendukung ibu selama masa menyusui.
Copyrights © 2026