Di tengah upaya transformasi dan peningkatan kinerja, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dihadapkan pada tantangan serius terkait praktik kecurangan atau fraud. Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai salah satu bank milik negara terbesar di Indonesia, memegang peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengenali dan menganalisis metode pengembangan nilai utama akhlak BUMN dalam upaya mencegah kecurangan di PT Bank Rakyat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dalam menentukan informan pada penelitian ini peneliti menggunakan purposive sampling dengan jumlah sebanyak 7 informan. Hasil penelitian didapatkan bahwa strategi pengembangan dan penanaman nilai-nilai AKHLAK dilakukan melalui internalisasi nilai yang sistematis, keteladanan kepemimpinan, pelatihan berbasis pengalaman, dan evaluasi perilaku berbasis nilai. Penerapan nilai-nilai AKHLAK di BRI menemui kendala internal yaitu kurangnya pemahaman terhadap makna nilai-nilai AKHLAK dan kendala eksternal muncul dalam bentuk tekanan untuk mencapai tujuan bisnis. Penerapan nilai-nilai AKHLAK telah menunjukkan peran yang luar biasa dalam membangun sistem dan budaya kerja yang mendukung pencegahan tindak kecurangan di BRI. Penelitian ini merekomendasikan agar Bank Rakyat Indonesia (BRI) memperkuat penerapan Core Values AKHLAK melalui sistem evaluasi berbasis nilai, pelatihan berkelanjutan, dan program mentoring yang menekankan keteladanan pimpinan
Copyrights © 2025