Pola makan merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi perkembangan balita. Asupan gizi yang tidak seimbang dapat menyebabkan gangguan perkembangan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan perkembangan balita usia 1–5 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dan dilakukan di Posyandu X. Jumlah sampel sebanyak 30 balita yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data pola makan diperoleh melalui kuesioner yang diisi oleh orang tua, sedangkan perkembangan balita diukur menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita dengan pola makan baik memiliki perkembangan yang sesuai dengan usianya. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,003 (p < 0,05) yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan perkembangan balita. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan perkembangan balita. Diharapkan orang tua dapat memperhatikan pola makan balita untuk mendukung perkembangan anak secara optimal.
Copyrights © 2026