Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi, pemanfaatan, serta pemeliharaan dan pengelolaan kegiatan pertambangan pasir di Sungai Kumele, Desa Gunung Sejuk, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan. Tingginya aktivitas penambangan pasir oleh masyarakat memberikan kontribusi ekonomi lokal, namun berpotensi menimbulkan degradasi lingkungan sungai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis potensi pasir dilakukan menggunakan citra penginderaan jauh dan sistem informasi geografis, sedangkan aspek pemanfaatan serta pengelolaan dianalisis berdasarkan data lapangan dan partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas potensi pasir mengalami penurunan dari 109,93 ha pada tahun 2009 menjadi 81,38 ha pada tahun 2025 akibat aktivitas penambangan yang berlangsung secara terus-menerus. Pemanfaatan pasir didominasi untuk kebutuhan konstruksi lokal dengan sistem penambangan tradisional dan pemasaran langsung kepada konsumen. Upaya pemeliharaan dan pengelolaan telah dilakukan secara terbatas melalui pendekatan struktural dan non-struktural, namun belum terintegrasi secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan penambangan pasir yang lebih terencana dan berkelanjutan guna menjaga keseimbangan antara manfaat ekonomi dan kelestarian lingkungan sungai.
Copyrights © 2026