Perubahan pada remaja ditandai dengan adanya menstruasi. Proses menstruasi terjadi setiap bulan sekali, biasanya ditandai dengan rasa nyeri. Nyeri menstruasi merupakan sensasi nyeri berupa kram di perut bagian bawah seringkali menjalar ke punggung dan paha. Nyeri yang bersifat fisiologis berkaitan dengan siklus menstruasi yang disebabkan salah satunya usia. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis Korelasi antara Usia dengan Kejadian Nyeri Haid pada Pasien Remaja Putri di Praktik Mandiri dr. Ponco Mayong Jepara. Metode: metode penelitian menggunakan kuantitatif analitik dengan pendekatan retrospektif dengan metode survey dengan jumlah populasi keseluruhan remaja yang berkunjung ke praktik dokter mandiri dr. Ponco tahun 2025 sebanyak 225 pasien dan sampel pada penelitian ini adalah remaja yang mengalami menstruasi berkunjung ke praktik mandiri dokter dr. Ponco periode Januari-Desember 2025 sebanyak 157. Tehnik sampling secara Purposiv sampling. Analisa data univariat menggunakan distribusi frekuensi, dan bivariate menggunakan chi square. Hasil: penelitian menunjukkan sebagian besar remaja tengah kisaran usia 15-17 tahun sebanyak 84 responden (53,5%), mayoritas remaja yang periksa dan mengalami nyeri menstruasi sebanyak 123 responden (78,3%), hasil uji hubungan antara variabel usia dengan nyeri menstruasi menunjukkan nilai p sebesar 0,338. Kesimpulan: Usia tidak ada korelasi dengan kejadian nyeri menstruasi.
Copyrights © 2026