Pengembangan model penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan metodologi klasik seperti studi tokoh (Al-Ghazali), tematik, naskah kuno, living Qur'an, komparatif untuk Al-Qur'an, serta kesahihan, kontekstualisasi, sejarah, dan kritik matan untuk Hadis, dengan kebutuhan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan jenis pendekatan penelitian studi kepustakaan (Library Research), yaitu berisi teori-teori yang relevan dengan masalah-masalah penelitian. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa model penelitian Al-Qur’an dan Hadis tidak hanya memperkaya kajian akademis tetapi juga memberikan kerangka praktis bagi pendidik dalam mengaplikasikan nilai-nilai wahyu untuk pembelajaran yang relevan, kontekstual, dan berorientasi pembentukan insan paripurna peserta didik.
Copyrights © 2026