The Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) remain significant health challenges in Indonesia. According to Semarang District Health Office data (2023), there were 7 maternal deaths (58.20 per 100,000 live births), mainly caused by hemorrhage and preeclampsia. Efforts to reduce MMR and IMR include continuous midwifery care (Continuity of Care / CoC). This case study aims to describe comprehensive midwifery care from the third trimester of pregnancy, childbirth, postpartum, newborn, and family planning for Mrs. F, 23 years old, G1P0A0, at Jetak Public Health Center, Semarang Regency. This descriptive study used observation, interviews, and physical examinations. The results showed that the pregnancy progressed normally, delivery occurred spontaneously, and the baby was born alive, weighing 3100 grams and 50 cm long. The postpartum period was physiological without complaints, and the mother chose a 3-month injection contraceptive. CoC care emphasizes the importance of continuity of midwifery services in maintaining maternal and child health and improving family well-being. Abstrak Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi permasalahan utama di Indonesia. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang tahun 2023, terdapat 7 kasus kematian ibu (58,20/100.000 KH) dengan penyebab utama perdarahan dan preeklamsia. Upaya untuk menurunkan AKI dan AKB dilakukan melalui pelayanan kebidanan berkesinambungan atau Continuity of Care (CoC). Tujuan studi kasus ini adalah untuk memberikan gambaran asuhan kebidanan komprehensif mulai dari kehamilan trimester III, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana pada Ny. F usia 23 tahun G1P0A0 di Puskesmas Jetak Kabupaten Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil menunjukkan bahwa selama masa kehamilan ibu dalam keadaan normal tanpa komplikasi, persalinan berlangsung spontan dengan bayi lahir hidup, berat badan 3100 gram, panjang badan 50 cm, dan menangis kuat. Masa nifas berlangsung fisiologis tanpa keluhan, dan ibu memilih menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan. Asuhan kebidanan CoC ini menunjukkan pentingnya kesinambungan pelayanan dalam memantau kesehatan ibu dan bayi, serta meningkatkan kualitas hidup keluarga.
Copyrights © 2025