Maternal and neonatal health is a fundamental indicator of public health achievement, requiring comprehensive and continuous midwifery services to ensure early detection of risks and optimal management throughout the reproductive cycle. Continuity of Care (CoC) provides an integrated approach that supports women from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care, to family planning, ensuring consistent assessment and tailored interventions. This study aims to describe the implementation and outcomes of CoC midwifery care for Mrs. K, a 27-year-old primigravida, at Lerep Public Health Center from July 25 to September 25, 2025. A descriptive case study design was used, with data collected through structured interviews, direct observation, physical examinations, and documentation review. Findings revealed that the pregnancy progressed within physiological limits, fetal development corresponded with gestational age, and third-trimester discomforts such as anxiety and back pain were successfully managed with education and supportive care. The childbirth process occurred spontaneously without complications, resulting in a healthy newborn with strong crying, normal vital signs, and adequate muscle tone. Postpartum assessment showed normal uterine involution, optimal breastfeeding initiation, absence of infection, and the mother’s ability to perform self-care and newborn care independently. Newborn evaluations indicated normal reflexes, adequate elimination patterns, proper cord care, and no abnormalities during follow-up visits. During the family planning phase, the mother opted for a postpartum intrauterine device (IUD), which was placed without issues and well accepted. Overall, the application of CoC contributed significantly to strengthening maternal readiness, improving neonatal outcomes, and ensuring that every stage of care met clinical standards. The results highlight that comprehensive and continuous midwifery care is an essential strategy to enhance service quality at the primary health care level and holds an important role in reducing maternal and infant morbidity and mortality rates. Strengthening CoC practices is recommended to support better health outcomes for women and newborns in community settings. Abstrak Kesehatan ibu dan bayi merupakan komponen penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sehingga diperlukan pelayanan kebidanan yang komprehensif dan berkesinambungan melalui pendekatan Continuity of Care (CoC). CoC memungkinkan penilaian dan pendampingan menyeluruh mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, asuhan bayi baru lahir, hingga keluarga berencana, sehingga perubahan kondisi ibu dan bayi dapat dimonitor secara konsisten dan deteksi dini risiko dapat dilakukan secara optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses dan hasil penerapan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. K, umur 27 tahun, G1P0A0 di Puskesmas Lerep selama periode 25 Juli 2025 sampai 25 September 2025. Metode yang digunakan adalah studi penelaahan kasus dengan pendekatan deskriptif melalui pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, pemeriksaan fisik, dan telaah dokumen. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa selama kehamilan, Ny. K tidak mengalami komplikasi, pertumbuhan janin sesuai usia gestasi, dan keluhan trimester III berupa kecemasan serta nyeri punggung dapat diatasi melalui pendidikan kesehatan dan intervensi sederhana. Persalinan berlangsung spontan, aman, tanpa penyulit, dengan bayi lahir menangis kuat, tonus otot baik, dan parameter vital normal. Pada periode nifas, proses involusi uterus berjalan fisiologis, laktasi lancar, tidak ditemukan tanda infeksi, dan ibu mampu merawat diri serta bayinya secara mandiri. Asuhan bayi baru lahir juga menunjukkan hasil baik, meliputi eliminasi adekuat, refleks neonatal normal, serta perawatan tali pusat yang berjalan tanpa masalah. Pada tahap keluarga berencana, ibu memilih KB IUD pasca salin dan tidak ditemukan keluhan setelah pemasangan. Secara keseluruhan, penerapan CoC memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kesiapan ibu menghadapi setiap tahap reproduksi, memastikan pelayanan sesuai standar, serta memperkuat kualitas pemantauan kesehatan ibu dan bayi. Temuan ini menegaskan bahwa asuhan kebidanan berkelanjutan perlu terus diperkuat sebagai upaya strategis dalam mendukung penurunan angka kesakitan dan kematian ibu serta bayi.
Copyrights © 2025