Moderasi beragama merupakan hal yang wajib diterapkan pada masyarakat Indonesia. Beragamnya suku, agama, budaya menjadikan Indonesia bersifat majemuk. Berangkat dari Sejarah bangsa Indonesia sikap intoleransi, konflik lintas agama dan suku menjadikan Indonesia sebagai masyarakat yang rawan terciptanya sikap intoleransi, oleh karena itu diperlukan upaya mempersatukan masyarakat dengan cara mewujudkan moderasi beragama melalui penyuluh agama Islam. Oleh karena itu penting melihat peran penyuluh agama islam dalam mewujudkan moderasi beraga, dan faktor pendukung dan penghambat mewujudkan moderasi berama, serta upaya yang dilakukan oleh penyuluh agama Islam dalam mewujudkan moderasi beragama. Metode peneltian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan jumlah responden enam orang, teknik analisis data menggunakan enam tahapan Colaizzi. Dan validitas data dilakukan emlalui member check. Hasil temuan ada tiga poin yaitu; pola kegamaan masyarakat yang cenderiung pada pertahanan eksistensi budaya keagamaan, kedua literasi yang belum maksimal, dan temuan selanjutnya pengintegrasian nilai-nilai budaya dalam keyakinan masyarakat untuk mewujudkan moderasi beragama.
Copyrights © 2026